KEGELISAHAN PERTAMA PRAKTIK
Perasaan
gelisah sudah terasa sejak awal bulan mei. Makin terasa lagi dimalam
sebelum berangkat praktik KDPK di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.
Barang – barang yang sudah dimasukan kedalam koperpun, terpaksa
dikeluarkan kembalin untuk memastikan bahwa tidak ada barang yang
ketinggalan. Tidurpun tidak nyenyak,karena memikirkan hal apa yang
akan terjadi nanti sewaktu praktik. Tak terasa pagipun tiba,dan
bersiap – siap untuk berangkat ke Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.
Jam 08.30 pagi berangkat dari AKBID PEMKAB KUDUS dengan kendaraan
mobil Kijang yang drivernya Pak. M.Akhwan dan pembimbing BU.Dian Rini
Handayani. Jam 09.00 tiba di R.S.
Kemudian penyerahan mahasiswa dengan pihak R.S.
Setelah
selesai penyerahan, dan dibagi ruangannya rasa gelisahpun makin
menjadi – jadi. Diruangan itu bingung harus ngapain. Lihat
perawatnya mondar – mandir sendiri,sibuk dengan urusan masing –
masing. Perawat – perawat disana menawari kita untuk mengikuti
setiap tindakan yang mereka lakukan. Dari mengukur takanan darah
pasien, melakukan injeksi,dll. Kami disana diajarkan banyak hal
dihari pertama praktik. Kegelisahan dan kebingungan sudah berkurang.
Pasien
pertama yang saya berikan injeksi adalah Ny.Sulis Handayani. Pertama
melakukan injeksi, tangan terasa dingin dan gemetar. Takut jika tidak
bisa. Tapi setelah terbiasa melakukan injeksi, tangan sudah tidak
dingin dan gemetar lagi. Kita bisa melakukan sesuatu yang kita anggap
sulit jika kita terbiasa melakukannya.................